Tampilkan postingan dengan label angan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label angan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 11 Mei 2016
MSP PUYS: I'm Possible!
Selamat malam dunia!
Kembali lagi bersama saya di sini, sendiri, dalam sepi. #abaikan. Maafkan judulnya yang sangat seminarable dan klise to the moon and back. Hari ini saya lagi semangat menulis (walau banyak tugas) jadi biarkan saya berlari ke pelarian ini sejenak.
Seperti yang sudah diketahui, untuk proses seleksi MSP alias Microsoft Student Partner para peserta diwajibkan untuk memilih antara membuat aplikasi mobile atau web application. Karena basic saya yang masih dasar banget dan terlalu muluk untuk terjun ke dunia mobile tanpa parasut dalam waktu kurang dari satu bulan (bener-bener blank, dummy abis!), maka dari itu saya memilih untuk mencoba membuat web application.
Dalam proses pembuatan web application ini, saya memulai dari, ummm... 30% maybe? Dasar yang baru saya pegang dari materi di kampus hanya sebatas HTML, CSS, Javascript, dan jQuery. Semuanya masih level beginner. Atau beginner lebih dikit lah. Baru bisa bikin kalkulator dan game mencocokan kartu pake javascript aja udah seneng banget kok.
Awal proses pencarian ide, saya optimis. Bahkan saya membayangkan sebuah web application idaman saya (tempat para penulis dapat 'mengerami' idenya dan mendapat koreksi dan/atau mengoreksi tulisan rekannya) yang ternyata pekerjaan di balik layarnya alias back end nya tidak sesimpel yang dibayangkan.
Atas usul seorang mentor dan kawan, tercetuslah ide untuk membuat CV online. Eh tapi serius sebelumnya saya juga kepikiran buat hal sejenis, cuma yang versi interaktifnya. Hehe.
Saya memulai dari tutorial PHP yang dasarnya dasar kalau kata dia. Membuat to do list sederhana. Baru menyetor data dan menampilkan ulang sih dan itu ternyata cukup menantang. Malah tanpa saya sadari, saya sudah mempelajari dasar AJAX ketika membuatnya. Tutorial demi tutorial saya telan hingga terwujudlah website application pertama saya: Rezumei.
Masih jauh dari kata sempurna sih, tapi saya senang dapat 'melahirkan' website pertama saya. Siapa sangka saya yang tak pernah kenal dengan FTP, FileZilla, dan PHP bisa menghasilkan sesuatu yang berkaitan dengan website. Hiks. *tebar confetti*
Penasaran? Kunjungi aja http://rezumei.azurewebsites.net/ . Segala kesalahan dan kekurangan harap dimaklumi ya. Bisa dimasukkan sarannya ke form feedback yang ada di halaman depan. Terima kuaci. :D
Minggu, 20 Maret 2016
MSP SL: Microsoft Azure
Masih bagian dari rangkaian Microsoft Student Partner: Self Learning, kali ini saya akan mengulas sedikit tentang Microsoft Azure. Kata orang, tak kenal maka tak sayang. Sudah kenal belum tentu dia sayang #eh. Makanya kita harus kenalan dulu sama si Microsoft Azure ini, siapa tau jadi sayang.
Sebelumnya, yang saya pernah salah menduga Azure sebagai kerabat dari Axure. Habis, namanya mirip. Sekadar informasi, Axure itu adalah salahs atu aplikasi prototyping. Bisa untuk membuat contoh website ataupun mobile apps. Nah kalau Microsoft Azure beda lagi.
Pernah dengar cloud computing? Platform as a service (PaaS)? Bagi kalian yang mengambil studi lanjutan berkaitan dengan dunia teknologi, tentu sudah tidak asing dengan kedua istilah tadi. Nah, Microsoft Azure adalah salah satu contoh nyata apa yang kalian pernah dengar saat penjelasan dosen di kelas itu. Microsoft Azure adalah PaaS yang berada di cloud.
Masih bingung? Secara sederhana, Azure memungkinkan kita untuk membangun aplikasi di cloud, bisa berupa web apps, cloud service, atau aplikasi yang berjalan di atas virtual machine.
Salah satu materi yang harus dipelajari secara mandiri selama masa self learning ialah Microsoft Azure ini. Setelah berkenalan dengan Microsoft Azure, sekarang bagaimana cara kerjanya?
Cara menggunakannya tidak terlalu sulit, cukup kunjungi situsnya di azure.microsoft.com. Di sana, kalian bisa memilih metode pembayaran yang diinginkan (pay as you go atau langganan per tahun). Disediakan juga promo coba gratis.
Apa? Kamu pelajar atau mahasiswa yang sukanya gratisan? Jangan menangis, jangan bersedih, semuanya akan berlalu~ #malah nyanyi.
Microsoft sangat memahami dan mendukung para pejuang tanpa tanda jasa alias pelajar yang ingin menggunakan Microsoft Azue sebagai media belajar. Pelajar atau mahasiswa dapat menggunakan Azure secara gratis!
Caranya, cukup buat akun di dreamspark.com. Microsoft DreamSpark juga merupakan salah satu bentuk dukungan Microsoft bagi pelajar di seluruh dunia dengan menyediakan aneka OS, software, atau aplikasi lainnya secara cuma-cuma. Cukup buat akun di sana dan lampirkan KTM/surat yang membuktikan bahwa kamu masih pelajar. Lebih baik lagi jika ternyata kampusmu sudah bekerja sama dengan DreamSpark karena kamu akan langsung mendapatkan akun gratis. Coba tanyakan ke dosen atau bagian student service kampusmu untuk memastikan ya. Cek juga apakah nama sekolah/kampusmu terdaftar di website DreamSpark langsung.
Kalau sudah berhasil membuat akun dan masuk, di sana kamu akan menemukan tawaran untuk menggunakan Azure secara gratis. Mudah kan?
Sudah pernah menggunakan Azure atau sedang dalam tahap 'PDKT' sama Azure? Share di kolom komentar ya!
Jumat, 18 Maret 2016
Microsoft Student Partner: Self Learning
Yeay! Melanjutkan postingan kemarin, sekarang kita masuk ke tahap Self Learning dari Microsoft Student Partner. Jika sebelumnya kita membahas tentang tahap Submission Filtering, sekarang mereka yang telah lolos tahap penyaringan formulir online akan mendapatkan email pemberitahuan dan dihadapkan pada tahap kedua yakni Self Learning. Ini adalah tahap yang sedang saya jalani sekarang. Sebenarnya, bagaimana sih gambaran besar dari tahapan pemilihan Microsoft Student Partner? Nah, rupanya ada empat tahap yang harus dilalui, untuk selengkapnya bisa dilihat pada potongan email yang saya sertakan.
Wah, berarti masih ada dua tahap lagi yang harus dilalui yakni Pimp-up Your Skill dan Interview. Selama Self Learning, peserta diharapkan untuk belajar secara mandiri melalui media-media yang disediakan oleh MSP. Salah satunya lewat Microsoft Virtual Academy dan video-video tutorial. Penasaran seperti apa? Nantikan di postingan berikutnya ya!
Minggu, 13 Maret 2016
Microsoft Student Partner: Submission Filtering
Selamat datang di blog ini lagi! *tebar confetti*
Maaf sudah sekian lama menelantarkan, bersihin sarang laba-laba dulu deh. Maklum, alasan-alsaan kenapa saya terpaksa vakum sejenak bisa dibaca di sini. Baiklah, sekarang saya akan memulai postingan kali ini yang akan membahas tentang.... Microsoft Student Partner!
Wuih. Serem. Ada nama sebuah perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat itu yang melekat di sana, tak lain dan tak bukan adalah Microsoft. Siapa yang tidak kenal Microsoft, apalagi dengan salah satu OS untuk desktop-nya yang merajai pasar mancanegara alias Windows. Lalu, apa hubungannya Microsoft dengan Microsoft Student Partner?
Microsoft Student Partner atau yang biasa disebut sebagai MSP merupakan sebuah program besutan Microsoft. MSP menghimpun mahasiswa-mahasiswa yang memiliki hasrat di bidang teknologi untuk bersama-sama membangun keahlian, memimpin komunitas, dan membangun relasi dengan para profesional. Kabar baiknya, Indonesia juga termasuk salah satu dari lebih dari 100 negara yang dipercaya untuk menjalankan program ini setiap tahunnya.
Saya sendiri baru mengetahui keberadaan MSP ini dari blog rekan saya yang ternyata terpilih menjadi salah seorang MSP. Waktu itu saya yang masih semester dua terkagum-kagum. Wah, keren sekali! Saya melihatnya belajar membuat website, aplikasi, bahkan berkesempatan untuk menjajakan aplikasi buatannya di Windows Store!
Karena persyaratan yang belum memenuhi (kalau tidak salah, minimal semester empat) dan saat itu memang sudah tutup pendaftarannya, akhirnya saya putuskan untuk memendam hasrat ini terlebih dahulu #ea #lebay #abaikan.
Gayung bersambut, tepat saat saya baru mengawali hari yang baru sebagai mahasiswi semester empat, sepucuk(?) surel mendarat mulus di kotak masuk saya. Undangan untuk mendaftar sebagai MSP! Yuhuuu.
Namun, tak dapat dipungkiri awalnya saya ciut juga. Terbayang ratusan, atau mungkin ribuan orang dengan berbagai keahlian yang mendaftar di sana. Mungkinkah ada peluang untukku di hatimu di MSP? Akhirnya berbekal nyali dan semboyan 'Fortuna Favi Fortus' (keberuntungan memihak mereka berani) yang saya pegang sejak SMA, saya pun kembali nekat untuk mendaftarkan diri, persis seperti kenekatan saya kala ikut lomba-lomba sebelumnya. Hihi.
Saya pernah baca di sebuah blog tips dan trik, di sana dimuat salah satu tips ketika mengikuti lomba. Kira-kira begini katanya: 'Ketika ikut lomba, yang penting nekat, daftar, lalu lupakan'. Lupakan di sini artinya jangan terlalu dicemaskan, apalagi ditunggu-tunggu pengumumannya. Salah satu hal yang tidak terlalu sulit bagi saya yang memang pada dasarnya pelupa.
Ketika menjalani tahap pertama alias Submission Filtering, peserta diminta untuk mengisi formulir pendaftaran yang ada di https://msdn.microsoft.com/ id-id/ microsoftstudentpartners.aspx. Pertanyaannya tidak terlalu sulit, kebanyakan berisi informasi pribadi, minat di bidang teknologi, serta pengalaman-pengalaman yang pernah diikuti. Lumayan detail juga pertanyaannya. Setelah itu, peserta yang lolos submission filtering akan dihubungi kembali dan diminta untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Tahap apakah itu? Nantikan di posting berikutnya ya!
Jumat, 18 April 2014
TMII Tak Lekang oleh Waktu
Jika ada yang bertanya, kota apa yang ingin Anda kunjungi? Wah, pasti banyak yang berlomba-lomba mengabsen nama-nama kota di luar negeri, entah itu London, Las Vegas, San Francisco, Los Angeles, Beijing, Taipei, Toronto, Hawaii, dan sebagainya. Hanya segelintir orang yang tertarik untuk mengunjungi kota-kota di tanah airnya sendiri. Coba saja tengok, berapa banyak rekan-rekan yang sudah mencicipi keindahan wisata di luar negeri namun buta akan negerinya sendiri? Padahal, keliling Indonesia juga tak kalah menyenangkan loh.
Keterbatasan waktu dan biaya, apalagi mengingat luasnya wilayah kepulauan Indonesia ini sering menjadi penghalang untuk menyusuri setiap kota di Indonesia. Andai saja ada miniatur Indonesia, tempat kita semua dapat menikmati keindahan budaya Indonesia hanya dalam satu hari...
Eits, memang ada kok tempatnya! Mimpi itu sudah diwujudkan 39 tahun yang lalu, tepatnya 20 April 1975. Bermula dari keinginan Ibu Tien Soeharto untuk membangkitkan kebanggaan dan rasa cinta kepada bangsa serta untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia, dibangunlah miniatur Indonesia "Indonesia Indah" yakni Taman Mini "Indonesia Indah" (TMII).
Peresmian TMII (tamanmini.com)
Pasti banyak yang sedang bernostalgia, teringat jaman SD ketika TMII menjadi destinasi wajib karyawisata. Saya juga terkenang saat-saat mengunjungi museum-museum di sana, melihat aneka rumah daerah, masuk Teater Keong Emas, juga melihat aneka tanaman yang tumbuh subur. TMII-lah yang mengenalkan saya pertama kali pada tanaman putri malu yang menurut saya lucu dan unik, bisa menguncupkan daun-daunnya ketika disentuh. Benar-benar mirip seorang putri yang pemalu!
Apa saja yang bisa dinikmati dari TMII? Yang pertama dan terutama, tentu saja 33 anjungan yang mewakili 33 provinsi di Indonesia. Rasakan pesona Indonesia lewat aneka rumah adat, pakaian adat, senjata khas, kerajinan tangan, dan perabot sehari-hari yang dipamerkan di sana. Lalu, danau berisi pulau-pulau mini yang dibentuk menyerupai kepulauan Indonesia juga wajib dikunjungi. Serunya lagi, dengan Perahu Angsa kita dapat melihat pulau-pulau tersebut dari dekat. Bagi pencinta seni, sangat disarankan untuk mengunjungi Desa Seni Kerajinan, Sasana Kriya, Pasar Buku Langka, serta Swargaloka Art & Gallery yang menyajikan karya seni dari pelosok nusantara.
Istana Anak-anak Indonesia (wikipedia.org)
Buat anak-anak atau adik-adik Anda histeris dengan membawa mereka ke Istana Anak Anak Indonesia (IAAI) juga ke Snowbay Waterpark, taman rekreasi air kelas dunia. Jangan lupa mencoba kereta gantung dan Aeromovel, kereta tenaga angin satu-satunya di Indonesia. Ada juga Pemancingan Telaga Mina dan yang paling berkesan: Teater IMAX Keong Emas, bangunan dengan bentuk seperti keong tempat menonton film atau panorama Indonesia. Teater 4D (D'Motion) juga menawarkan hal serupa namun dalam bentuk 4 dimensi! Guncangan, hembusan angin, bahkan cipratan air membuat adegan dalam film terasa begitu nyata. Oh ya, ada juga Gedung Teater Bhinneka Tunggal Ika, tempat pagelaran dan teater yang merupakan gedung baru.
Taman Mini dalam 30 detik (youtube TMII)
Aneka museum untuk memperkaya wawasan dan belajar dari masa lalu juga dapat ditemukan di TMII seperti Museum Minyak & Gas Bumi, Museum Transportasi, Museum Indonesia Komodo, Museum Listrik & Energi Baru, Museum Telekomunikasi, Museum Penerangan, Museum Bay’at al-Qur’an, Museum Keprajuritan, Museum Serangga, Museum Asmat, Museum Olah Raga, Museum Timor Timur, Museum Purna Bhakti Pertiwi, Museum Perangko, Museum Pusaka dan Museum Indonesia. Saya sendiri pernah mengunjungi lima museum di sana yakni Museum Transportasi, Museum Telekomunikasi, Museum Penerangan, Museum Serangga, dan Museum Perangko. Kesan saya, museum-museum yang berada di TMII bersih, rapi, dan koleksi-koleksinya terawat dengan baik, terlebih setiap koleksi dilengkapi dengan penjelasan singkat. PP IPTEK juga wajib dimasukkan ke dalam daftar ketika sedang mengunjungi TMII. Di sana, ragam peralatan berbau sains dan teknologi dapat dipraktekan secara langsung!
Gelar Taman Satwa Taman Konservasi dari Menteri Kehutanan terbukti bukan sekadar gelar dan dapat dilihat langsung di aneka taman yang tersedia. Pertama, Taman Aquarium Air Tawar, taman biota air tawar terbesar dan terlengkap kedua di dunia serta terbesar di Asia akan mengundang decak kagum Anda. Penelitian dan observasi berkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan peluang bisnis ikan hias juga bebas dilakukan di sini. Lalu Taman Burung berisi 100 jenis burung (30 jenis diantaranya merupakan jenis-jenis yang dilindungi dan langka) yang sering mengadakan lomba burung sebagai sarana mengenal lebih dalam mengenai burung, serta sebagai tempat penelitian bagi mahasiswa. Taman Apotik Hidup dengan koleksi sekitar 400 jenis tanaman obat asli Indonesia, Taman Melati yang berisi aneka jenis tanaman melati dan tanaman hias, Taman Kupu-Kupu, Taman Reptilia, dan Taman Kaktus juga tidak kalah mengagumkan.
Peta TMII yang cantik akan memandu Anda, klik untuk memperbesar! (tamanmini.com) Untuk peta interaktifnya yang super canggih, tengok di sini -> http://tamanmini.com/tmii.php
Kini, TMII mengusung 'NEGERIKU SATOE INDONESIA'sebagai tema ulang tahunnya yang ke-39. Bukan TMII 'mati segan, hidup tak mau' yang saya lihat ketika TMII yang akan menginjak usia ke-39, namun TMII yang masih segar dan aktif melestarikan budaya Indonesia, membagikan segala ilmu dan kebahagiaannya, juga memanggil suara hati kecil masyarakat untuk tetap bangga dan cinta akan Indonesia.
Dirgahayu TMII! (tamanmini.com)
Destinasi-destinasi baru yang kelihatannya lebih modern dan bergengsi seperti mal mungkin telah merebut kursi TMII sebagai wahana rekreasi keluarga. Namun TMII sebaiknya terus bersaing dan berjuang tetap eksis dan kembali menjadi paket wisata komplit yang menghibur sekaligus mendidik.
Menurut saya, kebijakan TMII untuk menjaga harga tiket masuk tetap 'ramah untuk kantong' merupakan langkah yang bijaksana. Aneka kegiatan seperti perayaan ulang tahun yang akan diadakan 20 April 2014 juga turut menarik minat, apalagi pengunjung pada hari tersebut bebas biaya masuk alias FREE! Untuk tanggal 21-25 April 2014, ada promo beli satu gratis satu tiket masuk TMII, cocok untuk rombongan! Namun, sepertinya acara tersebut kurang terdengar gaungnya. Teman-teman dan keluarga saya tidak mengetahuinya jika tidak saya beritahu. TMII mungkin dapat mempromosikan acara-acaranya secara lebih aktif, baik lewat sosial media, televisi, radio, media cetak, serta kunjunagn langsung ke tempat-tempat publik seperti mal, taman, atau sekolah. Semoga rencana aplikasi di App Store, Google Play, dan BlackBerry bisa segera hadir.
Mengingat lengkapnya sarana rekreasi serta pembelajaran, TMII bisa lebih digalakkan sebagai salah satu objek wisata para turis. Turis dapat menginap di hotel yang terdapat di kawasan TMII dan mengenal budaya sambil keliling Indonesia mini di sini. Apalagi ada sarana rekreasi anak-anak, aneka museum dan taman, teater, serta 33 anjungan daerah yang memberikan gambaran utuh Indonesia. Tinggal tambah pemandu wisata yang fasih berbahasa inggris deh, atau bisa juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa public relation atau jurusan bahasa Inggris untuk memandu para turis, tentunya setelah diberi pembekalan mengenai budaya Indonesia.
Taman Mini dalam 3 Menit (youtube TMII)
Modernisasi lewat penambahan fasilitas menurut saya perlu dilakukan, misalnya menempatkan beberapa smart screen secara tersebar yang memberikan informasi seputar informasi acara terkini, petunjuk jalan, juga riwayat singkat TMII. Smart screen ini juga bisa ditempatkan di tiap anjungan sehingga informasi dari tiap daerah bisa disajikan secara lebih atraktif karena dilengkapi audio visual seperti bahasa daerah, video tarian daerah, juga lagu daerah. Pengadaan hotspot yang menyediakan wi-fi juga bisa menjadi daya tarik tersendiri, apalagi bagi remaja yang seakan tak bisa lepas dari gawai (gadget) nya. Jadi, mereka bisa langsung mengunggah foto dan status terkini ketika berada di TMII.
Mengemas acara-acara berbau kebudayaan Indonesia dengan menarik juga perlu, misalnya festival kuliner Nusantara di mana tiap anjungan menyajikan makanan khas daerahnya masing-masing. Saya membaca di web TMII, akan diadakan Festival Karya Kuliner Khas Nusantara yang serupa dengan ide saya, semoga berjalan lancar dan dapat menjadi acara rutin! Atau mungkin gebyar jamu Nusantara di Taman Apotik Hidup yang menguak manfaat serta cara memanfaatkan dan meramu tanaman obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Pameran mainan asli Indonesia juga menarik untuk diadakan. Perlombaan dan pengajaran seputar budaya Indonesia bagi pelajar dan mahasiswa yang diadakan secara berkala seperti tari daerah, lagu daerah, bahasa daerah, dan lainnya juga dapat menumbuhkan minat serta kecintaaan terhadap budaya Indonesia. Bisa juga nanti ketika hari Kartini, TMII mengadakan parade keliling anjungan atau lomba pakaian adat! Wah, pasti seru sekali! Untuk program edukasi, menurut saya kunjungan karyawisata sekolah yang diadakan sudah cukup baik.
Akhir kata, tiada gading yang tak retak, begitu pula dengan tulisan saya. Kinerja TMII hingga saat ini patut diacungi seribu jempol, walau tentu masih ada yang perlu dikembangkan dan diperbaiki. Dirgahayu ke-39, semoga tambah matang, dewasa, dan semakin memper-SATOE-kan Indonesia!
Sabtu, 29 Maret 2014
WaTaMi dengan Jurus WaTuTi!
Peduli lingkungan? Ah, itu kan cuma tugasnya para relawan dan pencinta lingkungan aja! Kita sebagai blogger bisa apa sih lagian? Aksi kecil kita kan juga gak berpengaruh apa-apa buat lingkungan.
Hihihi, jangan pesimis dulu dong. Kita semua sebagai makhluk yang nangkring di bumi mau nggak mau harus ikut ambil bagian dalam merawat bumi. Bumi ibarat rumah kita. Andaikan teman-teman diberi sebuah rumah megah yang terletak di bilangan yang strategis, bagaimana perasaan teman-teman? Wuih, senang bukan kepalang pasti. Apalagi ternyata rumah itu lengkap dengan kolam renang, taman pribadi, AC yang sejuk, juga suasana yang damai. Kalau teman-teman perhatikan, bumi dapat diibaratkan sebagai rumah mewah tadi loh. Bayangkan, dari delapan planet yang ada di tata surya, hanya bumi yang punya suhu bersahabat, gak ada meteor yang jatuh seenak jidat, oksigen yang cukup, air yang melimpah (70% bagiannya!) juga aneka tanaman dan hewan yang telah disediakan sebagai partner hidup bahan makanan. Bayangkan kalau teman-teman lahir di Venus, planet terpanas di tata surya! Lahir-lahir jadi arang kali ya? Atau di Neptunus, planet yang paling berangin. Bukannya main layang-layang, kita malah jadi layang-layang!
Bumi by depimomo, Dokumentasi pribadi
Nah, maka dari itu kita harus bersyukur sudah diberi kesempatan untuk hidup di planet yang hijau ini. Apa? Sudah nggak hijau? Jangan patah arang dulu, arang saja masih berharap pada api yang mengubahnya menjadi debu. Sebagai WaTaMi (Relawan Pencinta Bumi) jangan kehabisan dulu untuk menyelamatkan lingkungan.
Tapi, nggak ada waktu nih untuk menyelamatkan lingkungan! Harus sekolah, les, kerja, makan, tidur, main, make up, update status, pacaran, juga blogging!
Sstt, depimomo mau buka-bukaan rahasia nih buat kalian! Tips dan trik jitu untuk selalu ingat lingkungan dan menyelamatkan lingkungan! Namanya jurus WaTuTi alias Wan Tu Tri (bahasa alien: satu dua tiga). Cukup tiga langkah mudah yang bisa teman-teman terapkan setiap hari!
1. Masbro dan Mbaksis, nggak usah....
Apa yang bisa dilakukan dengan mantra ini? Dengan mantra ini, kita bisa menyelamatkan lingkungan!
Hah? Gimana ceritanya?
Ceritanya gini, pada suatu hari...
by depimomo, dokumentasi pribadi
Lihat, dalam satu hari saja satu kantong plastik, satu styrofoam, dan satu plastik minuman sudah bisa dikurangi. Itu baru satu orang, bagaimana kalau sepuluh, seratus, atau seluruh penduduk Indonesia? Belum lagi kalau tidak hanya sehari tapi seminggu, sebulan, atau setahun! Tambahannya, makin banyak orang yang ikut tergerak untuk menyelamatkan lingkungan! Saya sendiri kerap kali menerapkan hal ini. Membawa bekal dan botol minuman yang dapat diisi ulang. Plastik juga dihindari, misalnya hanya membeli satu-dua barang atau membawa tas sendiri, jadi tidak perlu kantong plastik.
2. Pegang aja dulu!
Wah, pegang apa ini? Ya pegang sampah kita terlebih dulu lah, sebelum menemukan tong sampah! Dari SD, guru saya sudah menekankan hal ini, bahkan ada lagunya juga agar dapat selalu diingat. Ini dia lagunya, dinyanyikan dengan nada 'Naik-naik ke puncak gunung'!
Mari kawan kita jaga kebersihan lingkungan
agar tercipta keindahan juga kesehatan
maka jangan lupa kawan buang sampah pada tempatnya
kantongi dulu sampah milikmu
sebelum temukan TONG SAMPAH!
(tong sampahnya memang agak ditekan saat dinyanyikan jadi gitu deh, hehe)
Gara-gara lagu ini, saya jadi sering ngantongin sampah kalau belum ketemu tong sampah, entah itu bungkus permen, botol air mineral, atau kantong ciki. Kadang sampai diperhatikan orang, apalagi waktu di bis. Orang di sebelah saya sepertinya agak risih dengan gelas plastik bekas minuman yang saya pegang dari tadi.
"Dek, sini ibu buangin deh gelasnya ke luar! (sambil menunjuk jendela di sebelahnya)"
"Nggak deh bu, makasih, saya nanti abis turun ketemu tong sampah deket kantor polisi situ kok, hehe"
"Loh, repot-repot amat sih dek? Biasa juga orang buang ke luar jendela"
"Iya sih, tapi saya ingin melakukan perubahan kecil aja, siapa tahu berdampak besar"
Setelah itu ibu itu diam dan tidak mengajak bicara lagi, tapi selama kita yakin apa yang kita lakukan benar, tidak perlu takut anggapan orang kok! When it doesn't feel right, go left.
3. Be creative!
Daur ulang mungkin kata yang terdengar basi. Tapi kalau dilakukan dengan kreatif, hal yang dianggap sampah pasti bisa berdaya guna, bahkan bernilai jual!
Saya sendiri berusaha menyulap tumpukan kertas-kertas bekas kuesioner (untuk tugas sekolah dulu) yang bagian belakangnya masih kosong sebagai buku notes untuk ringkasan pelajaran.
BuSu (Buku Siap Ulangan) by depimomo, dokumentasi pribadi
Bisa juga majalah yang menumpuk disulap menjadi kusudama, mempercantik rumah loh! Atau jadi origami bintang, pembatas buku, juga kerajinan tangan lainnya.
Jadi, tunggu apa lagi? WaTaMi siap selamatkan lingkungan dengan jurus WaTuTi! Ciaaattt!
Psst, kawan blogger tergerak untuk mengajak teman-teman lain peduli lingkungan? Ikutan dong Lomba Blog Blogger Peduli Lingkungan!
Senin, 02 Desember 2013
Melodi dalam Harmoni Abadi | Cerpen
Melodi dalam Harmoni Abadi | Cerpen
Masih ingat dengan Trio ACI, Amir, Cici, Ito yang dulu ditayangkan di TVRI? Kangen dengan serial Aku Cinta Indonesia? Jangan khawatir, ACI akan kembali mewarnai ranah perfilman tanah air! Kini, A itu Andi, C itu Cahaya, I itu Ian. Ceritanya gak kalah seru!!
Sudah gak sabar? Baca aja dulu cerpen remaja paling cinta Indonesia di sini: http://kaudanaci.com/Cerpen/melodi-dalam-harmoni-abadi.html ada lagunya juga loh! Penasaran? Buka aja: http://kaudanaci.com/Cerpen/melodi-dalam-harmoni-abadi.html ~ klik tombol bintangnya juga ya ;)
Masih ingat dengan Trio ACI, Amir, Cici, Ito yang dulu ditayangkan di TVRI? Kangen dengan serial Aku Cinta Indonesia? Jangan khawatir, ACI akan kembali mewarnai ranah perfilman tanah air! Kini, A itu Andi, C itu Cahaya, I itu Ian. Ceritanya gak kalah seru!!
Sudah gak sabar? Baca aja dulu cerpen remaja paling cinta Indonesia di sini: http://kaudanaci.com/Cerpen/melodi-dalam-harmoni-abadi.html ada lagunya juga loh! Penasaran? Buka aja: http://kaudanaci.com/Cerpen/melodi-dalam-harmoni-abadi.html ~ klik tombol bintangnya juga ya ;)
Kamis, 13 Juni 2013
Dunia Tanpa Minyak
Kelangkaan minyak saat ini tengah menjadi isu hangat yang patut dijadikan pusat perhatian. Ketika kampanye diet plastik dan minyak mulai mencuat, tak sedikit dari kita yang mengabaikannya. Minyak bumi terus dieksploitasi hingga batas akhirnya.
Siang ini (13/6), National Geographic Channel lewat tayangan Aftermath: World Without Oil, memberikan gambaran bagaimana jadinya dunia ketika minyak telah habis. Berikut apa yang saya dapatkan ketika menontonnya:
Menit Pertama:
Ketika 16.000 km 3 minyak menghilang, alarm di pengkilangan mulai berdering tanda merosotnya tekanan dalam pipa.
Satu Hari Pertama:
Semua produk minyak, mulai dari aspal, solar, bensin, dan tar menjadi berharga dan terbatas.Saham-saham bernilai ratusan triliun menjadui tidak berharga. Pekerja minyak dipecat. Konsumen segera menuju pom bensin terdekat untuk mengisi bensin terakhir kalinya. (mirip kelangkaan BBM di Indonesia ya?)
Minggu Pertama:
Persediaan minyak mulai habis. Pemadaman listrik menyebar ke seluruh dunia (lagi-lagi mirip seperti Indonesia, yah mungkin rakyat Indonesia saat itu hanya akan menggumam: 'ini mah sudah biasa'). Pengangguran meningkat hingga 30%. Hewan ternak mati kekurangan makan. Terjadi kerusuhan dan penjarahan (pasti lebih parah dibanding kerusuhan 65).
Bulan pertama:
Jalanan kosong dari kendaraan [horee (?)]. Hanya kendaraan darurat saja yang mendapatkan bahan minyak. Pemerintah memutuskan untuk mulai menanam biofuel (alternatif energi yang ramah lingkungan).
Semester pertama:
Penanaman biofuel ditinggalkan untuk memfokuskan penanaman pangan. Peneliti bereksperimen dengan bahan-bahan kimia untuk menciptakan biofuel.
Tahun pertama:
Mulai ditemukan ganggang sebagai biofuel yang ramah lingkungan dan mudah dikembangbiakkan (hanya dengan sedikit pupuk). Lithium yang merupakan bahan baku baterai menjadi sangat dicari dan menjadi sumber energi baru.
Lima Tahun Pertama:
Barang-barang elektronik yang awalnya dibuang mulai dicari dan dikumpulkan. Dalam satu ton ponsel bisa didapatkan 275gr emas. Pesawat dan roket belum dapat digunakan kembali. Satelit-satelit berjatuhan karena kehabisan bahan bakar. Penduduk mulai menanam sendiri makanan mereka. Apartemen menjadi rumah kaca. Kereta api menjadi sarana transportasi yang menghubungkan seluruh dunia. Kota-kota mulai dibangun di sepanjang rel kereta api. Kota-kota lama ditinggalkan.
Empat Puluh Tahun Kemudian:
Langit tampak bersih. Udara terasa lebih segar. Mobil kembali diciptakan namun dengan bahan bakar listrik. Kerangkanya tidak lagi menggunakan besi namun serat optik yang ringan. Kendati demikian, harga mobil sangatlah mahal sehingga tak sembarangan orang bisa memilikinya. Tampaknya, dunia lebih baik tanpa kehadiran minyak.
Ini videonya (jika kecepatan internetmu melebihi kecepatan cahaya):
Siang ini (13/6), National Geographic Channel lewat tayangan Aftermath: World Without Oil, memberikan gambaran bagaimana jadinya dunia ketika minyak telah habis. Berikut apa yang saya dapatkan ketika menontonnya:
Ketika 16.000 km 3 minyak menghilang, alarm di pengkilangan mulai berdering tanda merosotnya tekanan dalam pipa.
Satu Hari Pertama:
Semua produk minyak, mulai dari aspal, solar, bensin, dan tar menjadi berharga dan terbatas.Saham-saham bernilai ratusan triliun menjadui tidak berharga. Pekerja minyak dipecat. Konsumen segera menuju pom bensin terdekat untuk mengisi bensin terakhir kalinya. (mirip kelangkaan BBM di Indonesia ya?)
Minggu Pertama:
Persediaan minyak mulai habis. Pemadaman listrik menyebar ke seluruh dunia (lagi-lagi mirip seperti Indonesia, yah mungkin rakyat Indonesia saat itu hanya akan menggumam: 'ini mah sudah biasa'). Pengangguran meningkat hingga 30%. Hewan ternak mati kekurangan makan. Terjadi kerusuhan dan penjarahan (pasti lebih parah dibanding kerusuhan 65).
Bulan pertama:
Jalanan kosong dari kendaraan [horee (?)]. Hanya kendaraan darurat saja yang mendapatkan bahan minyak. Pemerintah memutuskan untuk mulai menanam biofuel (alternatif energi yang ramah lingkungan).
Semester pertama:
Penanaman biofuel ditinggalkan untuk memfokuskan penanaman pangan. Peneliti bereksperimen dengan bahan-bahan kimia untuk menciptakan biofuel.
Tahun pertama:
Mulai ditemukan ganggang sebagai biofuel yang ramah lingkungan dan mudah dikembangbiakkan (hanya dengan sedikit pupuk). Lithium yang merupakan bahan baku baterai menjadi sangat dicari dan menjadi sumber energi baru.
Lima Tahun Pertama:
Barang-barang elektronik yang awalnya dibuang mulai dicari dan dikumpulkan. Dalam satu ton ponsel bisa didapatkan 275gr emas. Pesawat dan roket belum dapat digunakan kembali. Satelit-satelit berjatuhan karena kehabisan bahan bakar. Penduduk mulai menanam sendiri makanan mereka. Apartemen menjadi rumah kaca. Kereta api menjadi sarana transportasi yang menghubungkan seluruh dunia. Kota-kota mulai dibangun di sepanjang rel kereta api. Kota-kota lama ditinggalkan.
Empat Puluh Tahun Kemudian:
Langit tampak bersih. Udara terasa lebih segar. Mobil kembali diciptakan namun dengan bahan bakar listrik. Kerangkanya tidak lagi menggunakan besi namun serat optik yang ringan. Kendati demikian, harga mobil sangatlah mahal sehingga tak sembarangan orang bisa memilikinya. Tampaknya, dunia lebih baik tanpa kehadiran minyak.
Ini videonya (jika kecepatan internetmu melebihi kecepatan cahaya):
World Without Oil Video
Kamis, 06 Juni 2013
Jeanie with the light brown hair
Kartun-jartun jaman dulu memang tak tergantikan. Tak hanya ceritanya yang penuh pesan moral dan menarik, lagu pembukanya pun juga begitu membekas di hati. Seperti tadi, tiba-tiba saya teringat dengan lagu indah beserta kilatan-kilatan gambar tentang kartun yang satu ini. Spontan saja saya langsung menyenandungkan potongan bait dari opening kartun Kaze no Naka no Shoujo Kinpatsu no Jeanie atau yang dikenal sebagai Jeanie with the light brown hair di Indonesia. Saat kulihat kembali bunga kenangan itu, kenangan dari masa kecilku mengalir di dalam dadaku.
Karena kangen, langsung saja saya search lirik lengkapnya di google dan ini dia ;) :
Saat kulihat kembali
Bunga kenangan itu
Kenangan dari masa kecilku
Mengalir di dalam dadaku
Dengan bebas ku berlari
Melintas bukit dan lembah yang indah
Aku tak bisa kembali
Ke masa itu lagi
Sedikit demi sedikit
Aku telah beranjak menjadi dewasa
Sambil terus memeluk impian
yang tak kan pernah pudar
Aku tak akan pernah menyerah
Untuk mencapai harapanku
Untuk mencapai harapanku
Bagi yang lupa, Jeanie with the light brown hair mengisahkan tentang Jeanie yang hidup bersama ayahnya yang seorang dokter di sebuah desa. Ibunya telah meninggal akibat sakit keras. Di desa itu, Jeanie berteman dengan Steven dan Billy. Mereka kerap kali bermain musik bersama.
Suatu hari, ayah Jeanie mengenalkan seorang wanita yang akan menjadi ibu tiri Jeanie. Wanita itu melarang Jeanie berteman dengan anak kampung seperti Steven dan anak pembantu seperti Billy.
Suatu hari, ayah Jeanie mengenalkan seorang wanita yang akan menjadi ibu tiri Jeanie. Wanita itu melarang Jeanie berteman dengan anak kampung seperti Steven dan anak pembantu seperti Billy.
Sabtu, 13 April 2013
100 Fakta Tentang Depimomo
Wah, gak kerasa ya udah 100 post aja! Di post ke 100 ini akan dibahas 100 fakta unik seputar depimomo.blogspot.com cekidot!
- Nama blog ini (depimomo) merupakan nama panggilan si empunya blog saat SMP
- Depi = devi
- Momo = monica = monic = moniczzz= monique = alay -_-
- Blog ini dibuat sekitar mei 2008
- Pada saat itu, empunya blog masih kelas 8
- Dan dia nggak ngerti apa-apa soal blog
- Juga jarang pake internet
- Serta baru bikin email tahun sebelumnya
- Itupun bikin karena tugas komputer
- Bikinnya di sekolah pula
- Blog ini dibuatkan oleh teman-teman si empunya blog
- Tujuan nista blog ini semula: blog sampah yg dipergunakan untuk menambah follower teman-teman si empunya blog
- Karena si empunya blog ini ga punya internet di rumah, maka blog ini terbengkalai
- Selain itu, dia juga ga ngerti fungsinya blog
- Dan juga lupa passwordnya
- Lalu, blog ini diaktifkan lagi November 2010
- Saat itu, si empunya blog sudah mengenal internet
- Dan hal-hal nista lainnya (akibat internet)
- Ketika itu, empunya blog sedang butuh penyaluran bakatnya yang membludak (halah -_-)
- Untuk menyimpan tugas,
- Hal-hal unik menarik,
- Keluh kesah,
- Dan eksis di dunia maya
- Lalu, dia berencana membuat blog
- Ternyata, saat sudah mendaftar di blogger,
- Blogger menyatakan bahwa alamat emailnya sudah terdaftar!
- Dia pun teringat tatkala ia pernah membuat blog dulu
- Di rumah temannya
- Kemudian ia merecovery password
- Dan mendapatkan blognya kembali \(^_^)/
- Saat membuka blognya, ia langsung menutup mata
- Kenapa?
- Nggak, bukan porno
- Bukan hal gaib juga
- Tapi isinya satu post tentang curhat galau
- Ke salah seorang temannya
- Buru-buru ia hapus post itu
- Tak puas, ia langsung merombak habis-habisan blognya
- Ganti template untuk pertama kalinya
- Note: depimomo ganti template dua kali
- Kenapa gak banyak-banyak?
- Karena males edit HTML nya
- Ya, tiap ganti template pasti widgetnya berantakan
- Karena itu mesti edit di HTML nya
- Template pertama: default dari blogger, warnanya hijau yg tua renta
- Template kedua: default dari blogger dengan sedikit custom. Picture window dengan background yg tersedia di blogger dan bisa dipilih sendiri.
- Background: kertas notebook putih bergaris dengan gambar-gambar dan coret-coretan matematika ala anak tk yang menurut saya kool
- Template ketiga: yang kalian lihat saat ini
- Empunya blog tidak berniat ganti template lagi (kecuali blogger memasksa (dinamis, u know) atau nemu template unyu lainnya yang nempel dihati atau udah bisa bikin template sendiri)
- Post terpopuler hingga detik ini: Tabel Trigonometri Lengkap
- Binggung juga, kayaknya biasa aja
- Mungkin karena ada tabel lengkapnya kali ya?
- Gede lagi
- Padahal sebenernya ternyata bisa diitung sendiri
- Dan yang di tabel itu ada yang udah dirasionalin dan belom
- Misalnya, ada yang masih satu per akar tiga (belom rasional) dan ada yang sepertiga akar tiga (udah rasional)
- Terus, blog ini juga punya tiga halaman lainnya
- Empunya ni Blog
- Keep in Touch..
- FAQ
- Ketiga laman itu bisa diklik lewat tombol-tombol kiyut yang ada di atas blog ini
- Itu loh, yang contact, about, dan FAQ
- Pasti jarang yang ngeklik
- Bulan teramai hingga saat ini: Oktober 2012, 3.647 viewer
- Hingga kini, sudah ada 47 negara yg pernah nyasar disini
- Negara yang paling sering nyasar: Indonesia
- Cuma devi yang ngadmin di sini (iyalah)
- Post pertama (exclude curhatan yg udah diapus) Kisah sepotong angan (puisi)
- Artikel favorit: Manfaat Kulit Kentang: Pembalut Luka, Obat Kanker
- Kenapa? Karena dapet 90 buat tugas persuasi BI
- Buku tamu alias chat box blog ini tersembunyi di tepi kanan blog
- Nama twitter empunya blog juga @depimomo
- Begitu juga media firenya
- Dan Flick nya
- Dan lain-lainnya
- Lalu, faktanya
- Ini bukan murni post ke 100
- Karena ada beberapa post yang di hapus
- Yaitu post aib
- Hehehe
- Lalu, hingga detik ini, sudah ada 34.864 orang yang nyasar ke sini
- Dan ada 12 orang kee yang ngikutin depimomo
- Actualy
- Ada dua orang kembar yang ngikutin blog ini
- Liat aja di bagian follower
- Hehe
- Kedua orang itu adalah
- Saya sendiri
- Why?
- Waktu itu iseng mau ikutin blog
- Eh, ternyata bisa
- Tapi kok kelihatannya aneh ya?
- Ya sudah, di coba unfollow
- Eh, nggak bisa
- Kayak error gitu
- Jadinya malah ke follow dua kali
- Karena males
- Akhirnya dibiarin aja deh gitu
- Dan fakta terakhir..
- SI EMPUNYA BLOG BERHASIL MENULIS 100 FAKTA TENTANG BLOG INI!!! \(^o^)/
Selasa, 15 November 2011
Kisah sepotong angan (puisi)
Kisah Sepotong Angan
Monica Devi X4-15
Malam sunyi ini
Kunikmati sinar samar purnama bulan
Kilau cahyanya sinari hati kecilku
Yang terpenjara di kamar mungil ini
Anganku menggelora
Berontak tuk bebas merdeka
Terbang lintasi cakrawala
Terus melambung tinggi, tinggi, dan tinggi tak terkira
Hingga bintangpun iri padanya
Disanalah ku kan menapak
Tuk gantungkan cita dan asa di pundak langit
Lepaskan beban dari benakku
Kuserahkan semua pada awan yang berarak
Berharap segala ilusi segera terwujud
Kuyakin esok kan tiba
Bawa kabar bahagia
Saat itu kan kutatap pelangi
Yang telah tepati janji
Kurasakan mentari memanggil tawaku terbang melayang
Bangga dan bahagia menjadi satu
Namun angan itu terus berlari
Dan ku takkan bergeming
Kan kukejar tuk capai semua mimpiku
Langganan:
Postingan (Atom)












