Jumat, 16 Desember 2011

Karlmayer

Karlmayer, Melodi Perusak Jiwa

Karlmayer/Karlmeyer adalah suara yang dapat mempengaruhi otak manusia. Suara tersebut konon dapat menghancurkan mental manusia dan membuat manusia gila. Tidak ada unsur gaib di dalam suara ini, tergantung dari "segaib" apa pemikiran orang yang mendengarkan suara ini. Karlmayer digunakan untuk menginterogasi seseorang karena dampak dari suara ini adalah paranoid, migrain, dan sakit telinga. Dengan demikian, diharapkan para tersangka mau mengakui perbuatannya (coba dipakai di Indonesia, untuk membuat koruptor mengaku mungkin?).

Karlmeyer kerap kali disebut sebagai sound pollution karena frekuensi suara ini hampir mendekati frekuensi gelombang ultrasonik. Keberadaan Karlmeyer ini baru saya ketahui saat berkunjung ke rumah salah seorang teman yang kebetulan tahu akan Karlmeyer ini. Sejak saat itu saya menjadi tertarik untuk mengetahui secara lebih mendalam tentang simfoni ini. Walaupun penasaran, hingga saat ini saya masih belum berani untuk menonton atau mendengarkan musik ini setelah mengetahui dampaknya, apalagi saya merasa mental saya belum cukup kuat (*selalu nangis kalo nonton film sedih dikit).

Berikut dampak yang mungkin ditimbulkan:

1. Sakit telinga
Ini yang paling sering terjadi mengingat tingginya frekuensi gelombang yang anda dengarkan

2. Pusing/migrain
Jika anda mendengarkannya dengan volume yang cukup tinggi, dampak ini tak terhindarkan

3. Terbayang
Otak anda akan terus mengulang-ulang nada-nada yang anda dengar atau terbayang-bayang video yang anda saksikan

4. Paranoid
Kemungkinan terjadi jika anda tidak kuat tetapi memaksakan mendengarkan sampai habis. Anda akan menjadi pencuriga terhadap orang disekeliling anda, merasa ada yang mengawasi atau mengikuti. Halusinasi bisa muncul jika sudah sampai ke tahap yang parah.

5. Gila
Apabila dipaksa untuk mendengarkannya/menonton videonya berkali-kali dengan volume yang besar dan mental anda tidak kuat, mungkin ini akan terjadi pada anda. Konon, bila mendengarkannya sebanyak sepuluh kali maka mental anda akan menjadi rusak/gila.

6. Tidak terjadi apa-apa
Bila sudah memiliki pengalaman gaib yang banyak atau tidak memiliki rasa takut, walaupun anda mendengarnya berkali-kali, anda tidak akan mengalami efek apa-apa. Namun, tidak terhindarkan efek kesatu dan kedua.

Apabila anda terlanjur mendengarkannya dan mengalami gejala-gejala seperti yang telah disebutkan, maka cobalah untuk melupakan video/suara yang anda serap dan dengarkanlah lagu-lagu slow/mellow. Selain itu, usahakan untuk tidak menonton film horror selama beberapa minggu.

Namun, jika anda tidak berani untuk mendengarkannya, berikut deskripsinya:

Suara:
  1. Anda akan mendengar anak kecil yang tertawa cekikikan centil, dengan suara yang sangat cempreng, diiringi dengan suara erangan seperti senandung.
  2. Suara cekikikan tadi berubah menjadi suara jeritan yang sangat amat melengking, dengan suara yang sangat tinggi hampir mendekati batas ultrasonik. Disinilah biasanya telinga anda menjadi sakit.
  3. Suara jeritan dan erangan tadi berhenti dan menjadi suara anak kecil yang sedang bersenandung.
  4. Senandung tersebut menjadi semakin keras dan memjadi suara wanita menjerit. Lalu, tiba-tiba berganti menjadi suara yang sangat berisik seperti suara TV yang tidak mendapat sinyal (bersemut, snowing) dengan volume yang sangat tinggi. Bagi penderita penyakit jantung, harap berhati-hati karena suara ini dapat sangat mengejutkan.
  5. Kemudian, suara tersebut berganti menjadi suara cekikikan perempuan. Lambat laun terdengar suara senandung yang diiringi suara tangis.
  6. Semua suara berpadu, mengeras dan akhirnya diiringi suara TV bersemut tadi yang juga semakin membesar. Pada bagian ini anda akan merasa pusing.
Video:
Hanya gambar-gambar menyimpang, berlawanan dengan pemikiran rasional anda. Tidak ada gambar yang menyeramkan.
  1. Video diawali gambar dua bayi yang bergandengan
  2. Gambar tersebut berubah menjadi gambar ladang bunga. Hal ini berlawanan dengan akal sehat, sehingga menimbulkan persepsi yang "aneh" dan anda menjadi cenderung takut.
  3. Ladang bunga mulai berubah-ubah warna.
  4. Lalu muncul gambar ladang bunga lainnya dan berubah-ubah warna juga
  5. Tiba-tiba muncul gambar badut yang menyeringai. Hal ini mengejutkan banyak orang.
  6. Kemudian muncul gambar sebuah topeng jepang.
  7. Muncul lagi gambar ladang bunga yang berubah-ubah warna dan terbalik-terbalik.
  8. Beberapa saat kemudian, tampaklah gambar seseorang yang berwarna warni.
  9. Akhirnya, terlihat bermacam gambar yang relatif sangat aneh dan menyimpang. Ada juga beberapa lukisan.
Efek Karlmeyer berbeda pada tiap-tiap orang. Jika memang penasaran, cobalah untuk mendengarkannya pada siang hari bersama teman-teman dengan suara kecil. Anda dapat mengunduhnya disini untuk mendengarkannya lewat ponsel.

Atau:


Rabu, 14 Desember 2011

Temple Grandin (film)

Autis Bukan Akhir Segalanya


Nature is cruel but we don't have to be. We owe them some respect. I touched the first cow that was being stunned. In a few seconds it was going to be just another piece of beef, but in that moment it was still an individual. It was calm and then it was gone. I became aware of how precious life was... -Temple Grandin
Kemarin malam, seperti biasanya saya iseng-iseng nonton tv, cari acara yang bagus. akhirnya tangan sayapun berhenti menggonta-ganti saluran tatkala menyaksikan akting Claire Danes yang sangat hebat dalam film Temple Grandin di HBO signtature. Saya agak menyesal karena tak menonton dari awal. Film ini benar-benar membuat saya stunning, tak berkedip. Berikut ringkasannya:

Temple Grandin sejak kecil sudah divonis sebagai penyandang autisme (manakala yang dulu belum familiar dan digolongkan sebagai gangguan kejiwaan skizofrenia). Sewaktu dilahirkan, sang dokter menyarankan ibu Grandin untuk memasukannya ke dalam rumah sakit jiwa. Namun, ibu Grandin, Eustacia (Julia Ormond), menolaknya dan memilih untuk membesarkannya sendiri.

Grandin pun tumbuh di lingkungan peternakan. Ia baru bisa bicara ketika berumur 4 tahun dan kerap kali diejek oleh teman-teman di sekolahnya. Dia kesulitan mempelajari pelajaran bahasa dan aljabar. Namun, ia memiliki kemampuan photographic memory yang luar biasa. Semua objek yang pernah dilihatnya, baik sekilas, atau sudah lama sekali, dapat digambarkannya secara rinci dan jelas. Bakat ini pertama kali diketahui oleh Professor Carlock (David Strathairn) selaku guru sains di sekolahnya. Ia menyadari Grandin melihat dunia dengan cara yang tidak biasa. Grandin bahkan bisa memecahkan masalah perspektif sudut pandang dan logika sains yang tidak dimengerti teman-teman sebayanya. Professor Carlock meyakinkan Temple untuk masuk universitas, dan membayangkannya sebagai sebuah 'pintu menuju dunia baru'. Grandin lulus dengan luar biasa dan masuk universitas.

Well, I am not cured, I'll always be autistic. My mother refused to believe that I wouldn't speak. And when I learned to speak, she made me go to school.- Temple Grandin

Ia mendalami peternakan dan penjagalan hewan. Tak jarang ia diusir dari peternakan yang dikunjunginya karena dianggap sok tahu dan menggangu. Namun akhirnya dia menciptakan sistem peternakan yang manusiawi dan efisien. Sistem ini didapatkan dari penelitian akan lenguhan hewan ternak dan kemampuan visualisasinya yang luar biasa hingga Grandin dapat memposisikan dirinya sebagai hewan ternak (berkat autismenya). Ia membuat tulisan-tulisan yang awalnya ditolak mentah-mentah oleh dosennya. Setelah perjuangan panjang, tulisannya dimuat di majalah-majalah tersohor kelas dunia. Ia juga menciptakan mesin peluk yang membuat anak-anak autis dapat merasakan hangatnya pelukan karena masalah bersosialisasi yang dialami anak autis.

Film ini benar-benar membangun, menumbuhkan keyakinan bahwa autis bukanlah akhir dari segalanya.

Temple Grandin


 

Celoteh si Devi Template by Ipietoon Cute Blog Design and Homestay Bukit Gambang

Blogger Templates